Spunky!

Nostalgila (part#1)

Posted on: March 16, 2010

Korespondensi antara foreveryoung@bingo.co dengan cika@rainbow.co.id

Hi, Chika. Sekarang tinggal dimana?

Leooon…
Hi! Senang kau menghubungi lagi. Aku di Jakarta, Lele. Apa kabar? Sekarang tinggal dimana?
Salam, Cika

Masih di UK. Kerja apa disana, Cika? ‘Kan sudah kubilang, call me Leon, bukannya Lele. Kerja apa di Jakarta?

Dear Lele Leon,
Aku bekerja sebagai akuntan di salah satu perusahaan minyak. Ah ya, kamu emang jago gambar, jadi pasti memutuskan jadi arsitek, ya? Gimana kabarmu? Masihkah berstatus jomblo?
Teman baikmu, Cika

Cika,
I’m great. Hope same goes to you, too. Status? Masih seperti biasa. Yeap, aku dulu mengambil jurusan arsitek.
Ingat ketika beberapa bulan lalu kau tiba-tiba meneleponku? Saat itu aku sedang menderita sakit typus. Bukan hal yang cukup indah untuk diingat-ingat sebenarnya. Nah, dari rumah sakit tersebut, aku berkenalan dengan seorang perawat dan dari situlah akhirnya…
Bagaimana denganmu sendiri, Cika? Apa kabar Mario?

Dear Leon,
Seneng banget kalo kau sudah punya pacar disana. Mario baik-baik saja, seperti biasa. Kabar yang lain, kami sudah bertunangan! Ha-ha-ha…
Teman yang menantikan Undangan, Cika

Cika,
What a great news!! I’m so glad to hear that. Jangan lupa mencantumkan namaku di daftar tamu undangan, ok?
Mengenai Chelse (itu namanya) dan diriku, masih sangat jauh bila dibandingkan dengan kalian. Chelse merupakan seorang wanita hebat penganut kebebasan sejati. Dan agaknya aku sudah termasuk berlebihan kalau menyebut dia dengan istilah ‘kekasih’ atau ‘pacar’. Yah, beginilah…
Apa kabar tante? Semua sehat? Apa kabar Dinner-In?

Dear Leon,
Ah, adapa itu? Apa wanita disana semuanya begitu? Kau berhak dapat yang lebih baik, Le! Eh, maaf…
Ngomong soal mama; sehat, bertambah kurus, dan masih (kurang lebih) sama seperti terakhir kau lihat, err, 10-11 tahun lalu? Dinner-In juga masih seperti biasa, karena aku melihatnya setiap hari hingga tak tahu mana yang telah berubah dalam waktu selama itu. Mampirlah, mama akan traktir kamu…
Leon… maaf untuk segalanya, ya?
Selalu-sahabatmu, Cika

Hey,what the hell is going on there? Why u said such a thing! Tak ada yang perlu dimaafkan dan memaafkan.
Pasti. Saat aku kembali ke Indonesia. Untuk sementara, tolong sampaikan saja salamku. Dan sangat senang mengenai tidak banyak yang berubah disana. Juga mengenai kabar mengenai mengurusnya mamamu. Itu pasti sangat membanggakannya.

Dear Leon,
Huhuhuhu, salahkan hormonku!
Eh, ngomong-ngomong, masihkah kau kurus seperti dulu?
Temanmu yang penasaran, Cika

Cika, aku sudah bertumbuh, badanku lebih tepatnya. Kita bisa saling mengetahui kabar masing-masing dengan lebih mudah bila kau mengundangku untuk masuk ke dalam situs jejaring sosialmu. Disana juga ada fotoku.
Talking about hormone, LOL, sepertinya sebagian sifat Chelse ada padamu, Cika…
Dan dengan menyesal aku mengatakan bahwa aku harus tidur, Cika. Disini sudah pagi dan aku harus melelapkan mataku barang sejenak sebelum kerja. Balaslah email ini dan aku akan membalasmu di kantor.
Nitey nite, Cika.

to be continued on next day🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

March 2010
M T W T F S S
    Apr »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Categories

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 61 other followers

%d bloggers like this: