Spunky!

What’s Left After Cremation #2

Posted on: September 21, 2011

Selama prosesi, hingga almarhum Papah selesai diantar ke rumah terakhirnya, banyak banget yang terkuras. Kesedihan, air mata, penyesalan. Masih pula diwarnai intrik2 keributan soal adat. Banyaknya suara yang masuk, tanpa diiringi tindakan real oleh mereka. Namun ga dipungkiri, banyak banget bantuan datang, secara kami (anak2) belom tau banyak apa yang musti dilakuin, beyond all these emotions.

So, what’s left? Many too many!

Amplop2 dibongkar. Yg mana setelah kami sudah cukup lelah, lelah atas smuanya, baru sadar banyak sekali yang harus diselesaikan atas prosesi kemarin, dan cukup mengejutkan.
Adat. Mao gimana? Dengan kelengkapan apa aja? Yg akhernya setelah berubah dari rencana awal, kami akan melarung abu Papah, tujuh hari setelah hari dmana Papah masuk rumah abu, lengkap dengan seluruh prosesi.
Hati. Ini yang paling berat; menata hati. Keluarga yang ditinggal. Memori yang terputar. Penyesalan yang hadir. Luka yang tersisa. Ketidakpercyaan yang berperang melawan luka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

September 2011
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Categories

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 61 other followers

%d bloggers like this: